Sunday, November 30, 2025

Guru Inspiratif SMA Negeri 1 Sapeken, Raih Penghargaan Gubernur Pemprov Jatim

 

SMAKEN POST - Prestasi gemilang kembali menyorot SMA Negeri 1 Sapeken. Penghargaan kali ini untuk Hasmidi, S.Pd, seorang guru mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah satu dari enam yang termasuk mendapatkan penghargaan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai guru inspiratif dan berprestasi dari berbagai jenjang.

"Alhamdulillah, Berkat dukungan keluarga besar SMAKEN. Semua karya saya berupa buku mulai tahun 2013-2025 ada 39 judul buku solo dan antologi mendapat akumulasi penilaian sangat baik yang dilakukan oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Timur," ujarnya syukur.

Penghargaan tersebut, langsung diserahkan sendiri oleh Khofifah yang turut hadir di hari puncak peringatan Hari Guru Nasional dan Hari Aksara Internasional 2025 tingkat Jawa Timur di Exhibition Hall Grand City Surabaya. Acara yang berlangsung meriah ini dikemas apik nan khidmat oleh Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Kemarin, Senin, 01 Desember 2025, dimulai dari pukul 10.00 WIB - selesai. Ribuan guru dari berbagai daerah hadir untuk mengikuti acara bertema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”.

Seperti yang dikutip, penghargaan itu menjadi bentuk terima kasih Pemprov Jatim atas dedikasi dan inovasi para guru. Khofifah juga mendoakan seluruh guru agar selalu mendapat keberkahan. Setiap penerima penghargaan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp5 juta. “Para guru-guru yang mulia, mudah-mudahan panjenengan (anda) semua dibahagiakan oleh Allah. Amin. Bahagia dunia, bahagia akhirat,” ujar Khofifah dalam sambutannya.

Kepala SMA Negeri 1 Sapeken, Fujianto, S.S., M.Pd, tak luput memberikan apresiasi kepada guru yang berprestasi ini. Penghargaan atas prestasi tersebut, tentu tidak hanya soal hadiah individu semata, melainkan sebuah pengakuan bagi upaya keras dalam menginspirasi generasi muda dengan berbagai karya dan semangat berinovasi.

"Kepada seluruh warga SMAKEN, inovasi dan komitmen adalah kunci untuk menciptakan lingkungan belajar yang mengasah potensi dan membangun karakter. Semoga penghargaan ini akan menjadi cambuk, sehingga dapat memicu semangat pendidik lainnya untuk mengasah prestasi yang lebih cerah," ujarnya penuh harap. (Crew Jurnalistik SMAKEN POST). 


Saturday, November 15, 2025

Kacabdin Sumenep Gelar Pembinaan GTK di SMAN 1 Sapeken, Tekankan Pola Pikir Positif di Era AI dan Donasi Musolla

 

SMAKEN POST — Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Sumenep, Dr. Budi Sulistyo, S.Pd., M.Si, melaksanakan kegiatan pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di SMAN 1 Sapeken pada Sabtu, 15 November 2025. Dalam kunjungan resmi ini, didampingi oleh Kasi SMA, H. Rusli, M.Pd, dan Kasi SMK, H. Bahri Arofah, S.Pd. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh GTK SMAN 1 Sapeken serta para kepala sekolah SMA dan SMK swasta se-Kecamatan Sapeken.

Sejumlah satuan pendidikan yang turut hadir di antaranya SMA Islam Pagerungan Besar, SMA NU Skala, SMA Sabilul Muttaqin Sadulang Besar, SMA Luqmanul Hakim Sadulang Besar, SMA Nurul Hasan Sabuntan, dan SMKS Nurul Islam Sepangkur Besar. Kehadiran mereka memberi warna tersendiri dalam kegiatan pembinaan yang berlangsung intensif dan komunikatif ini.

Kepala SMAN 1 Sapeken, Fujianto, S.S., M.Pd, membuka acara dengan memberikan ucapan selamat datang kepada Kacabdin beserta jajaran, yaitu Kasi SMA dan Kasi SMK. Ia menyebut Sapeken sebagai “pulau ibadah” dan menyampaikan harapannya agar pembinaan tersebut membawa dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan di wilayah kepulauan.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Kacabdin. Semoga pembinaan ini menjadi energi baru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sapeken,” ujar Fujianto.

Pada sesi inti, Dr. Budi Sulistyo menyampaikan materi bertema “Pola Pikir dalam Menghadapi AI bagi Generasi Z.” Beliau menegaskan bahwa kemajuan teknologi tidak dapat dihindari, sehingga pendidik harus membekali generasi muda dengan pola pikir adaptif, berkarakter, dan berdaya saing.

Dalam paparannya, Kacabdin memperkenalkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat. Kebiasaan tersebut dinilai sebagai pondasi penting bagi anak-anak Indonesia dalam menghadapi derasnya arus perubahan dan tantangan era kecerdasan buatan.

Menjelang akhir pemaparan, Dr. Budi Sulistyo menyampaikan pesan dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur DR. Aries Agung Paewai S.STP., M.M. yang mengundang perhatian seluruh peserta, yaitu, “Posisimu di tempat kerja bersifat sementara, jabatan dan gelarmu terbatas, namun caramu memperlakukan orang lain akan selalu diingat.”

Pesan tersebut memberikan refleksi mendalam bagi para guru dan tenaga kependidikan tentang pentingnya karakter dan integritas dalam menjalankan tugas profesinya.

Suasana semakin hangat ketika Kacabdin memberikan donasi untuk pembangunan Musolla Arrahman SMAN 1 Sapeken. Aksi ini langsung disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin, yang menandai apresiasi besar atas kepedulian terhadap fasilitas spiritual sekolah.

Kegiatan pembinaan ditutup dengan optimisme bahwa seluruh peserta mampu menerapkan ilmu, inspirasi, dan nasihat yang diperoleh, guna memperkuat kualitas pendidikan di Kecamatan Sapeken. (fjt)